Keuntungan Cloth Diapers

 Apa manfaat menggunakan popok kain?

Jawaban singkat untuk pertanyaan ini adalah adanya manfaat tiga lapisan. Popok kain lebih lembut untuk kulit bayi, lebih mudah dibawa pada perjalanan jauh dan lebih baik untuk bumi kita.

Bukankah lebih repot menggunakan popok kain dibanding popok sekali pakai?

Memang sedikit lebih repot jika menggunakan popok kain jika mempertimbang fakta perlunya popok untuk dicuci. Kerepotan ini tidak akan lebih dari mencuci pakaian biasa. Tentu saja, popok kain tidak senyaman seperti popok sekali pakai tetapi jika mempertimbangkan biaya yang bisa disimpan dan dampak positif pada lingkungan kita (dan pantat bayi kita). Saya akan mengatakan, ya memang sedikit repot tapi sepadan.

Tidakkah akan menyebabkan bayi saya terkena ruam?

Sebenarnya, sudah terbukti selama ini dan sekali lagi bahwa bayi yang menggunakan popok kain secara signifikan akan mengalami lebih sedikit masalah ruam. Bahan kimia seperti jelly (sodium polycrylate) pada popok sekali pakai menyerap kebasahan sehingga orang tua jarang menyadari jika anak mereka buang air besar atau air kecil. Sehingga dia akan menggunakan popok kotor tersebut dalam waktu yang lebih lama. Ditambah lagi, beberapa bayi memiliki alergi pada sodium polycrylate pada popok sekali pakai. Semua faktor ini adalah alasan mengapa bayi akan lebih mudah terkena ruam jika menggunakan popok sekali pakai dibandingkan popok kain katun

Seberapa sering saya harus mengganti popoknya?

Saya biasanya mengganti popok bayi saya sekitar 3-4 jam sekali. Tentu saja jika bayinya menunjukkan gerakan tidak nyaman, popoknya akan segera diganti secepatnya.

Bukankah popok kain lebih mahal?

Oke, sekarang kita hitung hitungan dulu

Pemakaian pospak dalam sehari kira kira 6 buah, maka dalam 1 bulan (30 hari), pospak yang digunakan adalah 180. Dengan asumsi menggunakan pospak harga menengah (Rp. 1500 per pc), maka pengeluaran untuk pospak adalah Rp. 180.000 hingga Rp. 225.000 sebulan, setara dengan Rp. 3.240.000 dalam setahun, setara dengan Rp 6.480.000 dalam 2 tahun. Kalau ditambah krem ruam popok, hmm.. bisa lebih besar lagi. Apalagi anak di atas 2 tahun yang masih menggunakan pospak, pengeluaran bisa lebih besar dari itu.

COba dibandingkan dengan popok kain. Dengan asumsi menggunakan produk yang paling mahal (kita lebihkan saja dehh… anggap saja @Rp. 50.000), maka kita butuh sekitar 12 popok dalam sehari atau 24 popok dengan plus cadangannya, maka pengeluarannya adalah Rp. 1.200.000. Kita asumsikan daya mesin cuci adalah 300 watt dan waktu pencucian 1 hari adalah 1 jam, maka kwh nya adalah 0.3 kwh. PLN memprediksi harga listrik di akhir 2009 adalah Rp. 1011/kwh (www.wartaekonomi.co.id/), jadi biaya mencuci dengan mesin adalah Rp. 303/hari (9090/bulan). Asumsi penggunaan air adalah 20 liter sekali cuci (0.02 m3). Per awal 2009, tarif air Palm adalah Rp. 1050/m3, sehingga untuk sebagian wilayah Jakarta, biaya air adalah Rp. 21/hari atau Rp. 630/bulan. Sebagai informasi tambahan, tariff air ini adalah contoh tariff daerah yang sudah terkena privatisasi. Untuk daerah yang suplai airnya masih dikelola daerah, bisa jadi tarifnya lebih rendah.

Oke, anggap saja si kecil menggunakan popok kain hingga umur 2 tahun, maka pengeluaran untuk listrik dan air adalah = (9090+630)x24 bulan= Rp. 234.000!! Kalau dihitung total dengan harga popoknya, maka pengeluarannya adalah Rp. 1.434.000!! Mohon diingat bahwa angka ini adalah angka dengan asumsi mark up. Artinya, pengeluaran bisa jauhh lebih kecil dari ini karena harga air lebih murah, mesin cuci watt nya lebih kecil, penggunaan air lebih sedikit volumenya, atau barangkali tidak menggunakan mesin cuci sama sekali.

Pilih 1,5 juta atau 6,5 juta? J Belum lagi kalau popok ini masih bisa diturunkan ke adik adiknya.

Berapa popok kain yang saya butuhkan?

Hal ini sangat tergantung apakah anda akan menggunakan popok kain secara full time atau part time dan berapa umur bayi anda. Bayi yang masih sangat muda akan membutuhkan lebih kurang 10 popok sehari. Cara yang ekonomis adalah membeli 2 lusin atau popok lipat untuk tahap umur ini dan menggantinya dengan popok satu ukuran Bumwearjika berat mereka lebih dari 5 kg.

Saya memakai popok kain secara full time artinya saya tidak menggunakan popok sekali pakai sama sekali. Saya menggunakan kurang lebih 15-20 popok. Jika anda ingin menggunakan popok kain pada siang hari, dibutuhkan minimal sekitar 12 popok.

Kamus istilah

All-in-One Diaper (AIO): Popok All in one

Popok ini paling mirip dengan popok sekali pakai. Bahan penyerap dan lapisan anti air disatukan dalam popok. AIO bertujuan untuk menyediakan kenyamanan mutlak dengan menyediakan apapun yang anda butuhkan dalam satu langkah. Tidak diperlukan lapisan terpisah dan tidak perlu mengisi seperti popok kantung. Satu-satunya kelemahan adalah popok AIO paling lama kering karena banyaknya lapisan yang ada didalamnya.

• Paling nyaman

• Waktu kering yang lebih lama

• Tersedia dalam berbagai ukuran sesuai kebutuhan

• Direkatkan dengan kancing tekan atau velcro

Diaper Inserts: 
 Adalah bahan penyerap yang anda masukkan ke dalam kantung popok.

Popok persegi:

Diletakkan menghadap ke bawah di tengah popok sebelum dipakaikan kepada bayi anda. Liner ini nyaman karena menampung sebagian besar kotoran bayi dan hanya meninggalkan sedikit untuk anda bersihkan. Sebuah liner harus selalu digunakan jika anda memakaikan krim popok atau losion, untuk menghindari penumpukan residu di popok.

Kami juga menemukan bahwa popok persegi juga dapat dicuci dengan mesin cuci bersama popoknya jika belum terkotori dengan kotoran. Ini artinya satu box popok persegi dapat digunakan untuk waktu yang cukup lama.

Tas basah/Wet Bag
 Tas tote anti air, dapat dicuci dengan mesin cuci untuk membawa popok kotor ketika anda sedang berada jauh dari rumah. Pada saat mencuci, masukkan tas basah ke dalam mesin dengan popoknya. Tas basah juga cocok untuk peralatan mandi, pakaian kotor bayi dan apapun yang anda pikirkan!

Bagaimana mencucinya?

• Popok basah dapat langsung dimasukkan kedalam ember popok atau dikeringkan terlebih dahulu.

• Jika bayi anda mendapatkan ASI eksklusif, popok kotor juga dapat langsung diletakkan ke ember popok tanpa dibilas, karena kotoran selama asi eksklusif dapat larut dengan air. Untuk saya, saya lebih suka membilas kotoran dulu dengan menggunakan toilet spray.

• Untuk bayi yang sudah mulai makan makanan padat dan untuk bayi yang mengkonsumsi susu formula, kotoran padat harus dibuang ke toilet. Bilas popok kotor di toilet. Anda akan menemukan bahwa toilet spray mini akan sangat berguna,

• Buka insert dan liner. Ini juga bisa dicuci (liner juga asalkan tidak ada kotoran)

• Atur mesin cuci anda (jika mungkin) untuk: merendam, mencuci biasa, dan membilas extra

• Gunakan sabun cuci yang bebas parfum, bebas pemutih, dan bebas bahan-bahan aditif

• Gunakan hanya seperempat jumlah sabun cuci dari yang biasa anda gunakan

• Jangan menggunakan pemutih, pelembut kain, pengering kain karena akan meninggalkan residu dan mengurangi daya serap.

• Keringkan dengan panas rendah atau diangin- anginkan

Bukankah popok kain sangat bau dan kotor?

Menggunakan popok kain tidak akan lebih bau dan kotor dibanding popok sekali pakai. Malahan, sampah penuh dengan popok sekali pakai kotor bisa lebih buruk dibanding popok kain!

Untuk popok basah dan kotoran cair (sebelum bayi anda mulai makan makanan cair): perbedaannya hanyalah anda akan meletakkannya di ember popok kering anda dan bukannya di tempat sampah!

Untuk popok kotor, setelah anak anda mulai makan makanan padat: Ada satu langkah ekstra – buang kotoran padat ke toilet, sebelum memasukkan popok kotor ke ember popok.

Anda mungkin ingin membilas popok kotor sebelum memasukkannya ke ember popok, dan ini tidak akan memakan waktu lebih dari satu menit.

Seberapa nyaman popok kain itu?

Bayi tidak dapat mengatakan kepada kita popok macam apa yang mereka inginkan tetapi banyak balita telah menunjukkan kecenderungan mereka untuk menggunakan celana kain dibandingkan kertas.

Jika saya harus menggunakan pakaian dalam kertas sepanjang hari dibandingkan yang kain, saya tahu mana yang akan saya pilih.

Tidakkah popok kain sangat mengembang?

Popok kain modern lebih rata dibandingkan pendahulu mereka tetapi memang akan membuat pantat bayi terlihat lebih besar dibandingkan popok sekali pakai sekarang ini yang lebih ramping dan mengandung bahan kimia, jadi ingatlah selalu itu ketika anda sedang memilih celana untuk bayi anda.

Tidakkah popok kain buruk untuk lingkungan karena membutuhkan banyak air, listrik, dan sabun cuci untuk mencuci?

Ketika sedang mencuci popok kain kita memang membutuhkan air dan listrik, alternatifnya (menggunakan dan mendukung pembuatan popok sekali pakai) adalah lebih buruk. Lagipula, anda akan membutuhkan lebih sedikit sabun cuci, karena ketika mencuci popok kain, anda hanya akan membutuhkan kurang lebih seperempat dari jumlah normal sabun cuci yang biasanya anda gunakan. Penelitian menunjukkan bahwa kerusakan lingkungan disebabkan oleh popok sekali pakai jauh lebih besar dibandingkan popok yang bisa dipakai berkali-kali


FAKTA LINGKUNGAN
(Diambil dari www.motherease.com)

• Air buangan dari pencucian popok kain relatif lebih ramah sementara air cucian pulp, kertas, dan plastic mengandung pelarut, endapan, logam berat, polimer yang tidak terurai, dioxin dan furan.

• Meskipun popok kain mengeluarkan polusi udara, polusi udara yang ditimbulkan dari pabrik popok sekali pakai jauh lebih berbahaya.

• Pemutih pulp mengeluarkan dioxin dan furan ke udara juga inkrenasi.

• Penggunaan satu popok sekali pakai menggunakan 37% air lebih banyak daripada cucian rumah tangga.

• Popok sekali pakai nampaknya menghasilkan lebih sedikit sampah karena didalamnya, kotoran manusia dibuang ke tempat sampah. Kegiatan ini menyalahi Peraturan WHO dan illegal. Mencuci popok kain di rumah menggunakan 50-70 galon air per 3 hari. Sebagai perspektif, orang yang dilatih memakai toilet menyiram toilet 5-6 kali sehari dan juga menggunakan 70 galon air per 3 hari. Tempat pembuangan sampah tidak memiliki fasilitas untuk mengurai popok sekali pakai.

• Popok-popok tersebut “termumifikasikan” dan tetap dalam bentuk dan volumenya semula. Kotoran manusia mengandung patogen (contohnya, bayi yang telah mendapat vaksin polio akan mengeluarkan virus polio.) Ketika kotoran dibuang dengan popok sekali pakai akan memungkinkan penyebaran (melalui tikus, binatang peliharaan, lalat, atau burung)

Berapa lama popok kain dapat digunakan sebelum usang?

Dapatkah digunakan untuk lebih dari satu anak?
Seberapa lama popok kain anda akan bertahan tergantung banyak faktor. Jawaban pada pertanyaan ini akan sama jika anda menanyakan kepada saya berapa lama sebuah jeans bertahan. Beberapa orang akan mendapati jeans mereka berlubang setelah beberapa bulan, sementara yang lain mungkin akan bertahan selama 15 tahun. Jadi tidak ada jawaban yang konkret pada pertanyaan ini. Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan yang akan mempengaruhi umur popok, termasuk apakah anda menggantungnya untuk mengeringkan atau menggunakan pengering dan seberapa sering anda mencucinya.

Seorang ibu yang memiliki 15-20 popok mungkin akan lebih awet dibanding ibu yang hanya memiliki 5 popok karena popok yang dimiliki ibu yang pertama lebih jarang dicuci dibanding popok ibu kedua. Semakin sering popok tersebut dicuci akan semakin cepat popok tersebut kusam dan robek. Semudah itu.

Bagaimana jika saya hanya memiliki satu bayi – apakah sepadan untuk membeli semua popok itu?

YA, tentu, untuk 3 alasan sederhana:

• Anda akan menghemat banyak uang.

• Anda akan melakukan satu hal baik untuk bumi kita. Anda akan mencegah ribuan popok berakhir di pembuangan sampah.

• Popok kain jauh lebih baik untuk kulit bayi anda: tidak ada bahan kimia yang bersentuhan dengan kulit sensitif bayi. Lebih sedikit ruam popok karena popok kain dapat “bernafas” sementara popok sekali pakai tidak.

Bagaimana jika bayi saya sering buang air kecil atau tidur siang sangat lama?

Anda dapat meningkatkan penyerapan popok dengan menambah insert.

Tidakkah popok kain akan ternoda?

Insert mungkin akan ternoda sedikit (karena terbuat dari bahan yang berbeda dari lapisan kapasnya). Harap diingat bahwa sekalipun insert bernoda, insert tersebut akan tetap bersih jika sudah dicuci dengan semestinya.

Apakah bayi dengan popok kain akan lebih awal berlatih ke toilet?

Secara umum, ya! Bayi dengan popok kain dapat mengenali kebasahan dan secara umum lebih mudah belajar untuk menggunakan toilet.

Apakah bayi laki-laki yang menggunakan popok sekali pakai akan memiliki masalah kesuburan ketika mereka dewasa kelak?

Jawaban pertanyaan ini bagaimanapun sangat kontroversial, tetapi sebuah penelitian di Jerman telah mengindikasikan bahwa bayi laki-laki dan balita yang menggunakan popok sekali pakai, temperatur skrotum mereka akan lebih tinggi dibandingkan dengan yang menggunakan popok kain. Peneliti menyebutkan bahwa peningkatan temperatur dapat menyebabkan perubahan pada tubuh yang akan mempengaruhi produksi sperma dan bahkan beresiko menyebabkan kanker testis.

Apa yang harus ditambahkan untuk menghilangkan bau pesing?

Jika bau ammonia tertinggal di popok anda, yang paling mudah dilakukan adalah memberikan sedikit sabun cuci di atas popok. Bilaslah dengan lebih banyak air atau melepas semua lapisannya. Jika ada buih tertinggal di mesin cuci selepas anda mencuci popok, anda harus membilas lagi. Melepas semua lapisan artinya membuang residu di atas popok. Untuk membuangnya, cucilah dengan tangan dengan sabun cuci piring anda yang biasa (untuk mengeluarkan minyaknya). Tambahkan sedikit sabun cuci piring pada lapisan kapas, kucek, atau gunakan sikat cuci piring medium atau sikat gigi yang keras untuk menggosok lapisan kapas. Balikkan dan ulangi langkah tersebut. Bilas hingga bersih, pastikan air yang mengalir sudah bersih. Rendam dengan air hangat selama 3 menit pada tahap terakhir ini akan menjadikan sisa residu benar-benar hilang.

Mengapa saya harus mencuci popok kain baru saya sebelum menggunakannya?

Kain baru memiliki lapisan kimia khusus untuk melapisi kain yang sudah jadi yang memberikan ‘bau kain baru’ dan rasa. Lapisan ini menolak air dan harus dicuci dengan mesin cuci sebelum digunakan.

Kami tidak akan cukup sering menekankan tentang betapa pentingnya mencuci popok kain baru anda beserta dalamannya, paling tidak tiga kali sebelum menggunakannya untuk yang pertama kalinya. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan daya serapnya dan membuatnya lebih mengembang. Jika tidak dicuci sebelumnya, popok tidak akan menyerap urin sebagaimana mestinya karena selama proses produksi dilakukan proses pelapisan dengan lilin di atas kapas. Cara pencucian yang terbaik adalah mencucinya bersama dengan pakaian anda yang lain 3-4 kali.

Jika anda memakaikan popok baru pada bayi dan dia buang air kecil diatasnya, maka urinnya akan meluber keluar popok. Pencucian dengan mesin cuci akan mengembangkan serat kapasnya untuk memaksimalkan daya serap. Setelah ini dilakukan anda akan melihat urin bayi akan tetap tinggal di dalam popok kain dan tidak meluber ke samping seperti pertama kali. Untuk mencuci bisa juga menggunakan “Kantong Laundry/Laundry Pouch” sehingga Clodi lebih awet dicuci di mesin cuci.