Tips Agar Anak Mau Tidur Sendiri

Tips Agar Anak Mau Tidur Sendiri

Meski sudah berani berpisah dari orang tuanya, balita Anda masih tidak merasa nyaman saat tidur di kamarnya sendiri. Berikut kiat agar balita nayman di kamarnya sendiri

Anda merasa anak bisa tidur sendiri di kamar nyaman yang sudah Anda siapkan. Perkiraan Anda ternyata tak selamanya seperti yang direncanakan. Walau ia sudah berani tidur di kamarnya sendiri, selalu saja ia ingin kembali tidur bersama Anda.

Imajinasi penyebabnya. Di usianya kini, ia memang sudah berani berpisah dari orang tua atau pengasuhnya, seperti ketika ia berkegiatan di sebuah lembaga pendiikan. Tapi, bila terjadi perubahan besar dalam rutinitas hidupnya, anak Anda menolak. Seperti saat diminta tidur sendiri di kamarnya, ia mulai pikir-pikir lagi.

Kemampuan Imaginasi yang luar biasa membuat anak sulit membedakan khanya byalan dan realita. Monster kolong tempat tidur hasil rekaannya, membuatnya tidak nyaman dan takut tidur sendiri.

Ia juga ngeri ketika di tengah malam terdengar suara-suara yang tidak ia ketahui sumbernya. Daya imajinasi anak membuatnya membayangkan suara-suara itu berasal dari monster yang menakutkan. Padahal mungkin saja itu suara AC kamarnya.

Tips agar anak mau tidur sendiri,adalah

  • Ajak si kecil memilih kebutuhan dan pernak pernik dekorasi untuk kamarnya, seperti memilih tempat tidur,sprei, cat kamar, perabot dikamarnya. Dengan menggunakan barang-barang pilihannya maka ia akan merasa gembira dan lebih nyaman.
  • Saat jam bermain, mewarnai gambar atau jam membaca buku, lakukanlah dikamarnya. Dampingi saat ia melakukan aktivitas menyenangkan dikamarnya.
  • Sebelum tidur bacakan dongeng di kamarnya yang baru.
  • Gunakan Bed Rail agar ia aman dan tidak terjatuh dari tempat tidurnya yang bisa berbahaya bahkan membuatnya trauma tidur ditempat tidurnya sendiri.
  • Tinggalkan secara perlahan-lahan dia dikamarnya. Jika ia merengek maka anda haruslah konsisten untuk mebiarkannya tidur sendiri. Mundurlah selangkah demi selangkah kalau perlu duduklah sambil meyakinkan bahwa tidak akan terjadi apa-apa dan anak yang hebat akan tidur sendiri.
  • Jika ia terbangun dan menangis, jangan langsung dekati. Biar dia belajar menenangkan diri. Jika tangisannya lebih lama baru anda dekati. Kembali lakukan tahap mundur selangkah demi selangkah. Jika dia berlari kekamar maka baringkan kembali ia dikamarnya.
  • Jika ia berhasil bangun pagi maka siapkan hadiah kecil karena ia sudah menjadi anak yang hebat!!! Hadiah tidak haruslah memerlukan uang. Bisa buatkan sarapan waffel, Omelet telur yang lucu, atau janji ke taman bermain di akhir minggu.

Manfaatnya tidur sendiri. Ketika anak merengek ingin kembali ke kamar Anda, Anda pun tak tega. Kuatkan hati karena anak Anda akan mendapatkan manfaat dengan berani tidur di kamarnya sendiri, yaitu:

  • Menumbuhkan kemandirian saat ia mengatasi rasa takut sendirian
  • Belajar tentang privasi dan menghargai privasi orang lain

Selain anak, orang tua juga merasakan manfaatnya berpisah tidur dari anak. Anda punya waktu khusus berdua dengan pasangan tanpa intervensi anak. Anda dan pasangan memerlukan saat-saat seperti ini agar hubungan semakin erat. Selain itu, Anda dapat beristirahat dengan tenang.